FAQ   Search   Memberlist   Usergroups   Register   Log in 
Latest global searches: handlebar risers for scooter  patrimonio sustentabilidade  ip simples de teamspeak  compro beyblade o brinquedo  detonado devil my cry 
Top global searches: free hosting  iso for playstation  minnesota pigeon forum  education  philippine chess 

Puluhan Hektare Sawah Terserang Bakteri

 
 Topic Tags 

Post new topic   Reply to topic    KOMUNITAS ONLINE KABUPATEN KUDUS Forum Index -> -> Suara Warga Kabupaten Kudus
View previous topic :: View next topic  
Author Message
kakday



Joined: 26 Jun 2008
Posts: 30


PostPosted: Mon Jul 14, 2008 4:15 am    Post subject: Puluhan Hektare Sawah Terserang Bakteri If a post contains some illegal issues you may abuse on it - just click Abuse and fill the form Reply with quote

KUDUS - Puluhan hektare areal persawahan terserang bakteri santomonas. Batang dan daun tanaman padi menjadi kering. Ini sudah terjadi sekitar lebih dari tiga hari. Para petani baru mengetahuinya setelah mereka mengamati keadaan tanaman masing-masing.

Dan, bakteri tersebut sudah menyerang tanaman padi pada areal persawahan seluas 15 hektare lebih. Tentunya hal ini meresahan petani. Edi (37) dan Sapuan (60), keduanya petani Dukuh Kacu, Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, mengaku sangat gelisah karena tanaman padi yang mereka tanam saat MT III ini harus berakhir seperti ini sebelum panen.

Menurut Edi, saat ini dia hanya mengobatinya dengan bakterisida supaya tidak meluas. ’’Untuk sementara tanaman padi yang terkena bakteri santomonas ini saya basmi dengan bakterisida,’’ ujarnya.
Kresek
Pada umumnya, para petani menyebut bakteri itu adalah kresek. Sebab, setelah daun dan batang padi ini terserang bakteri tersebut, akan mengering dan jika dipegang dengan tangan akan berbunyi kresek-kresek karena mengering.

Ketua Kelompok Tani Sido Makmur Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu Ahmad Sudarji, kemarin, mengemukakan, serangan bakteri santomonas terjadi karena didalam tanah terlalu banyak unsur nitrogen (N) akibat banyaknya sampah pertanian dan sisa pemupukan yang terlalu berlebihan sehingga sulit terurai dan menyebabkan keasaman tanah. ’’Bakteri tersebut mula-mula menyerang akar. Akibatnya, akar tidak berfungsi dengan baik dan akhirnya berpengaruh pada suplai makanan ke daun,’’ ungkapnya.

Untuk mencegah agar tidak meluas ke areal persawahan lain, para petani menggunakan bakterisida. Namun, sebenarnya pemakaian bakterisida tersebut kontradiktif. Sebab, pada saat areal persawahan kekurangan air, hama yang akan mengancam adalah kaper dan sundep. Namun, setidaknya ini bisa memotong mata rantai bakteri santomonas.
Sumber:Suaramerdeka.com
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    KOMUNITAS ONLINE KABUPATEN KUDUS Forum Index -> -> Suara Warga Kabupaten Kudus All times are GMT
Page 1 of 1

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© 2007 Informe.com. Get Free Forum Hosting
Powered by phpBB © 2001, 2005 phpBB Group
Software tags powered by Software Informer

Theme xand created by spleen.